Dirtek Perumda Tirta Daroy, Irwandi: Banda Aceh Tengah Krisis Air Baku, Diperlukan Bangun SPAM Regional di Brayeun

Menurutnya penyusunan AMDAL salah satu syarat sebelum dilaksanakan pembangunan. Karena setiap dilakukan pembangunan wajib AMDAL karena untuk melihat dampak positif dan negatifnya.

SPAM regional operasinalnya dibawah tingkat I, karena sistem penganggarannya berbeda, ada BWS dan Balai Cipta Karya /Perkim Aceh serta PU kabupaten/kota selaku penerima manfaat. Oleh karena itu, sebutnya lagi semuanya itu telah memiliki ranah masing masing,
baik itu pelaksanaan Water Treatment Plant (WTP) maupun jaringan serta pipa.

Irwandi menegaskan bahwa saat ini Kota Banda Aceh sangat membutuhkan SPAM regional Brayeun, oleh sebab krisis air baku. Oleh karena bagaimanapun kita tetap terus berupaya menyuplai kebutuhan air bersih hingga sepenuhnya dapat dirasakan oleh masyarakat/ pelanggan.

Bak Penampung Hingga Penggunaan Pompa Air di Rumah Warga

Sementara dalam kesempatan itu, Irwandi menyebut saat ini pihaknya tengah membangun bak penampungan air berkapasitas 2.000 meter kubik.

Ia berharap masyarakat/pelanggan di Banda Aceh khususnya dalam hal penanganan air bersih juga untuk dapat menyediakan subtank di bawah (red- bukan subtank diatas).

Dikatakannya, saran tersebut dilakukan karena pada umumnya masyarakat/pelanggan menyedot air langsung dari pipa jaringan. Karena itu tentunya sangat berdampak pada pengaliran air bersih ke rumah-rumah pelanggan atau Perumda Tirta Daroy itu sendiri.

Ia mencontohkan antara rumah A dan Rumah B, padahal berdekatan dan satu jalur aliran air karena sistem tekanan daya kapasitas pompa berbeda-beda. Jika rumah A kapasitas pompanya lebih besar, maka rumah B tidak akan pernah mendapatkan air begitupun sebaliknya, jika rumah B kapasitas pompa lebih besar maka rumah A tidak akan memperoleh air bersih secara normal.

Pos terkait