BKKBN Aceh Gelar Rakorda 2026, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting

Foto bersama dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting 2026 di Hotel Hermes, Banda Aceh, Rabu (15/4/2026) • Foto Humas BKKBN Aceh.

Bangga Kencana Program Strategis Nasional
Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Prof. Budi Setiyono, http://S.Sos., http://M.Pol.Admin., Ph.D. menegaskan Program Bangga Kencana merupakan program strategis nasional. “Program ini tidak hanya berfokus pada pengendalian kuantitas penduduk, tetapi juga peningkatan kualitas keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa,” katanya.

Salah satu fokus bersama adalah Peta Jalan Pembangunan Kependudukan. “Melalui forum ini, kita hasilkan rumusan kebijakan dan langkah konkret untuk menjawab tantangan serta mempercepat pencapaian target pembangunan keluarga di daerah,” ujar Budi Setiyono.

Evaluasi Menyeluruh dan Intervensi Tepat Sasaran
Staf Ahli Gubernur Aceh Almuniza Kamal menyampaikan Rakorda harus menjadi wadah evaluasi menyeluruh. “Forum ini juga strategis untuk mengidentifikasi kendala lapangan serta merumuskan langkah perbaikan yang lebih efektif dan tepat sasaran,” kata Almuniza membacakan sambutan Gubernur. Ia mengacu pada SE Gubernur Nomor 400.13/2931 tentang Pemanfaatan Data Keluarga Risiko Stunting untuk memastikan intervensi tepat sasaran.

Apresiasi Daerah dan Hasil Rakorda
Pada Rakorda, BKKBN Aceh memberi apresiasi capaian Program Bangga Kencana 2025 berdasarkan 52 indikator. Juara Umum diraih Kabupaten Bener Meriah, Juara II Kabupaten Aceh Besar, dan Juara III bersama Kabupaten Aceh Tengah, Pidie, dan Kota Banda Aceh. Penghargaan Menteri Kemendukbangga/BKKBN tentang Pembangunan Kependudukan diberikan kepada Bupati Pidie Jaya dan Bupati Nagan Raya.

Pos terkait