BANDA ACEH – Ketua DPD Partai NasDem Kota Banda Aceh, Abu Heri Julius, melayangkan protes keras terhadap laporan utama Majalah Tempo edisi 13–16 April 2026. Ia menilai pemberitaan tersebut sebagai bentuk pelecehan sistematis yang menyerang kehormatan pimpinan dan institusi Partai NasDem.
Dalam pernyataan resminya, Selasa (14/4/2026), Abu Heri Julius secara khusus menyoroti judul dan sampul depan bertajuk “PT NasDem Indonesia Raya TBK” yang dianggap menghina esensi perjuangan partai politik.
Tiga Poin Keberatan
Berdasarkan telaah terhadap isi tulisan dan visualisasi yang ditampilkan Tempo, Abu Heri menyampaikan tiga keberatan utama:
1. Pelecehan Martabat Institusi
Tempo dinilai melakukan pelecehan secara sistematis dengan maksud merendahkan martabat pimpinan tertinggi dan institusi Partai NasDem di mata publik.
2. Framing Komersial yang Menyesatkan
Penggunaan judul sampul “PT NasDem Indonesia Raya TBK” dinilai sengaja menggiring opini bahwa NasDem hanyalah lembaga komersial pencari keuntungan. Hal ini disebut bertentangan dengan nilai dan kaidah perjuangan partai.
3. Jurnalisme Insinuatif
Keseluruhan isi laporan utama dinilai membentuk opini publik bahwa Partai NasDem telah dipertukarkan dengan kepentingan pragmatis yang dangkal.
“Apa yang ditampilkan Tempo adalah bentuk jurnalisme insinuatif dan tidak bertanggung jawab. Ini sangat jauh dari kaidah etika jurnalisme yang sehat dan profesional,” tegas Abu Heri, yang juga anggota DPR Aceh.
Tuntutan Kader NasDem Banda Aceh
Atas nama pengurus dan kader se-Kota Banda Aceh, Abu Heri menyampaikan dua tuntutan:






