Sementara itu, Mahyuddin korlap aksi ketika dimintai tanggapannya menyampaikan, “warga lingkar tambang akan terus menggelar dan mengeskalasikan aksi lanjutan, hingga ada keputusan yang berpihak pada kepentingan masyarakat lingkar tambang”.
Mahyuddin juga menambahkan, apabila tidak ada upaya dari pihak Medco untuk memenuhi tuntutan warga, maka kami dari Aliansi Masyarakat Cinta Aceh Timur akan menutup akses operasional PT. Medco E&P Malaka dan meminta kepada Pemerintah Aceh melalui BPMA agar tidak memperpanjang lagi Izin operasional/Kontrak Kerja Sama (PSC) PT. Medco E&P Malaka yang akan berakhir pada tahun 2031,”pungkasnya. []






