Banda Aceh Pasang CCTV untuk Pantau Wisata dan Lokasi Rawan Maksiat

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh,  Alizar SAg, M.Hum • IST.

BANDA ACEH – Alhamdulillah, pada tahun 2025 ini kita telah memasang CCTV di beberapa titik lokasi di Kota Banda Aceh, seperti Ulee Lheue sekitar lokasi wisata, depan Dinas Pariwisata sebelum pelabuhan, Simpang Tugu sampai depan Dinas Pariwisata, dan juga di Taman Sari. Pimpinan kita, Walikota, berencana untuk memasang CCTV di titik-titik lain yang rawan maksiat,” ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh,  Alizar SAg, M.Hum, diruang kerjanya, Senin (22/9/2025). 

Menurutnya, pelaksanaan pemasangan CCTV ini tetap di bawah tanggung jawab kita, namun pemantauannya akan dilakukan oleh Dinas Syariat Islam.

“Pihak kita hanya menyediakan sarana, sementara pemantauannya lebih kepada Satpol PP dan WH, karena mereka yang lebih tahu tentang pelanggaran syariat Islam,” jelasnya.

Kita hanya menyediakan sarana CCTV, sementara pengelolaannya dilakukan oleh Satpol PP dan WH karena mereka lebih tahu tentang pelanggaran syariat Islam. Meskipun CCTV tidak memiliki fitur suara, operator dapat menegur masyarakat yang melakukan pelanggaran syariat Islam.

Satpol PP dan WH lebih tahu secara teknis bagaimana cara menegur pelanggaran syariat Islam, sehingga mereka yang akan melaksanakan pemantauan dan penindakan. “Kita hanya menyediakan sarana, sementara teknisnya ada di Satpol PP dan WH,” katanya.

Namun, terkait pelaksanaan dan penempatan CCTV ini belum dibahas lebih lanjut karena pekerjaan baru selesai. Belum ada laporan kepada pimpinan dan rapat terkait pelaksanaan atau penempatan CCTV ini

Pos terkait