JAKARTA – Panglima Yatim Rafiq melakukan kunjungan ke Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) di Jakarta pada Senin sore, 28 Juli 2025. Ia didampingi oleh Sekretaris Lembaga Panglima, Syukran HR, dan Pendiri Koperasi Pemasaran Rakyat Indonesia Maju Sejahtera, Sri Astuti. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria.
Pada kesempatan tersebut, Panglima Yatim Rafiq mengharapkan dukungan penuh dari Menteri Komdigi melalui Wamen Komdigi Nezar Patria untuk mengimplementasikan program digitalisasi bagi para santri sebagai fondasi kekuatan bangsa secara nasional, khususnya di Aceh. Ia menekankan bahwa Aceh masih sangat jauh tertinggal dalam bidang pendidikan digital dibandingkan dengan daerah lainnya di Indonesia.
Panglima Yatim mengusulkan agar program ini dapat dimulai secara bertahap di beberapa daerah Kabupaten/Kota di Aceh, seperti Simeulue, Aceh Tengah, Gayo Luwes, dan Subulussalam. Wamen Komdigi Nezar Patria menyambut baik ide tersebut.
Selain itu, Panglima Yatim juga mengajukan program khusus Siber Security dan pengembangan AI (Artificial Intelligence) bagi para santri/murid sekolah, serta program kampanye anti-narkoba melalui digitalisasi untuk anak usia dini sebagai pilot projek. Syukran HR mengharapkan adanya Mobile Pustaka Digital untuk memaksimalkan program tersebut, yang dapat dimulai dari Kota Sabang dan berlanjut ke daerah lainnya.
Wamen Komdigi Nezar Patria menyambut baik ide-ide tersebut dan berjanji akan berusaha memperjuangkannya. Panglima Yatim juga memberikan Buku Program Revitalisasi Basic Life Skill dan Digitalisasi bagi para santri sebagai kekuatan Fondasi Bangsa. Wamen Komdigi Nezar Patria mengharapkan dukungan doa dari warga Aceh agar program tersebut dapat terwujud nyata. []






