Selain itu, Pemerintah Aceh juga mendorong agar pemuda pengusaha masuk ke sektor-sektor inovatif dan berorientasi ekspor.
“Kami optimis, Musdalub ini semakin mempertegas kebangkitan HIPMI Aceh, yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman, lebih aktif dalam membina kader, dan lebih kuat dalam advokasi kebijakan yang berpihak kepada wirausahawan muda. Pemimpin yang akan terpilih nanti, harus mampu menjawab tantangan zaman, membangun kolaborasi lintas sektor, serta merawat semangat solidaritas dan etika berusaha yang luhur,” kata Plt Sekda.
Oleh karena itu, Plt Sekda mengajak seluruh anggota untuk menjadikan musdalub ini sebagai panggung lahirnya strategi baru dan kepemimpinan baru yang mampu mengakselerasi peran HIPMI sebagai lokomotif ekonomi daerah.
“Jadikan HIPMI sebagai rumah besar bagi para inovator, dan motor pembangunan lokal. Insya Allah, dengan semangat kolaborasi dan integritas, HIPMI Aceh akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masa depan Aceh yang lebih sejahtera dan berdaya saing. Selamat bermusyawarah, semoga berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi kemajuan HIPMI dan kesejahteraan masyarakat Aceh,” pungkas Plt Sekda.
Pembukaan Musdalub HIPMI Aceh juga dihadiri oleh Wakil Sekjen HIPMI pusat, anggota DPRA, Wakil Wali Kota Banda Aceh, Wakil Bupati Aceh Barat, serta sejumlah tamu undangan lainnya. []






