Pemerintah Aceh Mendukung Penuh Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Seulawah

Keterangan Foto: Wakil Gubernur Aceh saat pertemuan dengan jajaran manajemen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), di Grha Pertamina, lantai 7, Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin, 5 Mei 2025. (Foto: Humas BPPA)

Lebih lanjut, Julfi menjelaskan bahwa eksplorasi akan dilakukan secara bertahap dengan metode pengeboran sedalam dua kilometer untuk mengakses sumber panas bumi yang berada pada kedalaman sekitar tujuh kilometer. Dengan teknologi injeksi ulang, air panas akan diolah menjadi energi listrik secara berkelanjutan, menjadikan geothermal sebagai salah satu energi terbarukan paling andal.

Proyek ini juga menjadi bagian dari upaya nasional dalam memanfaatkan potensi panas bumi Indonesia, yang merupakan terbesar kedua di dunia. Julfi menambahkan,

“Jika eksplorasi ini sukses, PLTP Seulawah akan menjadi contoh nyata bagaimana daerah dapat menjaga kelestarian hutan sekaligus mendorong pembangunan ekonomi,” ujarnya.

Dari sisi sosial dan lingkungan, PGE menegaskan bahwa proyek ini justru akan menjaga hutan, karena kawasan yang dikelola akan diawasi dan diberdayakan sebagai bagian dari konservasi aktif. Selain itu, masyarakat sekitar akan dilibatkan dalam berbagai tahap proyek, baik sebagai tenaga kerja maupun mitra pengembangan wilayah.

Dengan target operasi penuh dalam waktu 4–5 tahun, proyek ini diharapkan menjadi penggerak utama pemanfaatan energi bersih di wilayah barat Indonesia, serta menjadi pelopor bagi proyek geothermal serupa di masa mendatang. []

Pos terkait