“Kami sangat terharu melihat semangat Ranto dan Satian. Di usia yang sangat muda, mereka sudah memahami arti tanggung jawab dan pengorbanan,” kata Kombes Pol Yuni.
“Mereka membantu ibunya dengan tulus, berjualan es keliling sambil tetap bersekolah. Ini adalah cermin ketangguhan anak-anak Indonesia,” tambahnya.
Ia menambahkan, Polda Lampung akan terus mendorong jajaran di seluruh wilayah untuk aktif menjalin kedekatan dan memberikan bantuan nyata kepada masyarakat.
“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Lampung,” pungkasnya.
Sementara itu Kapolres Lampung Tengah AKBP Alsyahendra mengatakan, pihaknya memberikan bantuan berupa paket sembako, perlengkapan sekolah, serta layanan kesehatan untuk ibu dan anak-anak.
“Ini bagian dari tugas kemanusiaan kami sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan,” kata dia.
Kedatangan jajaran kepolisian disambut haru oleh Marsiah, yang tak kuasa menahan air mata saat menerima bantuan.
“Terima kasih, Pak Kapolres. Saya tidak bisa melihat, tapi saya bisa merasakan kebaikan Bapak dan semua yang datang. Ini sangat berarti untuk kami,” ungkapnya lirih. []






