“Penyerahan senjata api ini merupakan wujud nyata keberhasilan program pembinaan teritorial TNI, khususnya melalui kegiatan TMMD. Pendekatan yang humanis serta komunikasi yang baik antara prajurit dan masyarakat telah membangun kepercayaan, sehingga masyarakat dengan kesadaran penuh menyerahkan senjata yang selama ini mereka simpan,” ujar Letkol Tri Purwanto.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat yang masih memiliki senjata peninggalan konflik agar tidak ragu menyerahkannya kepada pihak berwenang, demi menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
Pangdam Apresiasi
Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han), turut mengapresiasi langkah warga tersebut sebagai bukti terjalinnya hubungan harmonis antara TNI dan rakyat.
“Kepercayaan masyarakat terhadap TNI adalah aset yang sangat berharga dalam menjaga stabilitas dan perdamaian di Aceh. Penyerahan senjata ini mencerminkan keberhasilan komunikasi dan pendekatan persuasif yang terus kami lakukan dalam membangun hubungan dengan masyarakat,” ungkap Pangdam IM.
Mayjen TNI Niko Fahrizal menegaskan bahwa penyerahan senjata secara sukarela tidak hanya menunjukkan itikad baik dalam mendukung perdamaian, tetapi juga menjadi langkah preventif dalam mencegah ancaman hukum dan potensi penyalahgunaan senjata di tengah masyarakat.
Ia juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran TNI di wilayah Kodam Iskandar Muda untuk terus meningkatkan komunikasi dan pendekatan yang humanis dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, edukasi yang berkelanjutan akan lebih efektif mendorong kesadaran masyarakat dibandingkan dengan tindakan yang bersifat represif.






