Unida Gelar Program Penanganan Limbah untuk Konstruksi dan Pertanian di Aceh Besar

Usai melakukan praktek pemanfaatan limbah menjadi barang bermanfaat siswa Dayah Darul Hikmah foto bersama ketua tim Amir Muklis, Roslaini serta anggota tim lainnya • Foto Ist.

APJN.net, BANDA ACEH- Universitas Iskandar Muda (Unida), melalui Program Kemitraan Masyarakat, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Penanganan Limbah untuk Konstruksi dan Pertanian dengan Problem Based Learning.”

Kegiatan tersebut atas dukungan dana dari DRTPM, bertujuan untuk memberikan solusi pemanfaatan limbah dalam bidang konstruksi dan pertanian melalui pendekatan pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning).

Amir Mukhlis selaku Ketua tim dari Unida, menjelaskan bahwa dalam kegiatan itu turut melibatkan anggota dosen lainnya, yaitu Ruslaini dan Ella Frisella, dan mahasiswa Sapna Oktafiya dan Dinita Salsabila. Adapun mitra pelaksana kegiatan itu adalah Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Darul Hikmah yang berlokasi di Gampong Kajhu, Kabupaten Aceh Besar.

Kegiatan tersebut berlangsung sekitar 6 bulan, berakhir Desember 2024 dan difokuskan pada peningkatan keterampilan masyarakat setempat dalam mengolah limbah menjadi bahan yang bermanfaat.

Masyarakat dilatih untuk mengolah limbah menjadi campuran beton untuk keperluan konstruksi, mengolahnya menjadi kerajinan tangan, serta memproduksi pupuk organik untuk kebutuhan pertanian.

Pelatihan ini diadakan langsung di lokasi mitra, yakni di Dayah Terpadu Darul Hikmah, yang terletak di Gampong Kajhu, Aceh Besar, dengan antusiasme tinggi dari para peserta.

Melalui program ini, Universitas Iskandar Muda tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada mitra masyarakat, tetapi juga mengimplementasikan metode pembelajaran berbasis masalah yang efektif untuk mendorong keterlibatan aktif dari para peserta.

Selain itu, program tersebut juga diharapkan dapat menjadi salah satu upaya nyata dalam mengurangi limbah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan inovatif dan berkelanjutan.

“Program ini merupakan bagian dari komitmen kami di Unida untuk terus berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat,” ujar Amir Mukhlis, selaku ketua tim pelaksana.

Selanjutnya, diharapkan keterampilan yang diberikan dalam pengolahan limbah itu dapat diaplikasikan secara berkelanjutan oleh masyarakat untuk meningkatkan perekonomian dan menjaga lingkungan.

Lebih lanjut, dalam keterangannya Pimpinan Dayah Terpadu Darul Hikmah Muhammad Fadhil, mengapresiasi program tersebut.

“Dengan adanya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, program ini menjadi contoh sukses bagaimana pendidikan tinggi dapat berkontribusi langsung terhadap penyelesaian permasalahan yang ada di tengah masyarakat,” pungkasnya. **

 

Pos terkait