Bersaing dengan Empat Nama Besar
Pemilihan Ketua Umum RTIK Indonesia periode 2024-2028 akan digelar pada Musyawarah Nasional (Munas) yang berlangsung pada 16-17 November 2024 di Jakarta, dengan format hybrid. Dalam Munas kali ini, Fakhrullah Maulana akan bersaing dengan empat kandidat kuat lainnya.
Namun, banyak kalangan yang menilai bahwa Fakhrullah Maulana memiliki keunggulan tersendiri, baik dalam hal kapasitas kepemimpinan maupun visi strategisnya. “RTIK butuh pemimpin yang bisa membangun sinergi antara pusat dan daerah. Fakhrullah Maulana sudah terbukti memiliki dedikasi tinggi dalam mengembangkan organisasi ini. Kini saatnya RTIK Indonesia lebih maju dengan pemimpin yang visioner dan memperhatikan seluruh aspek kebutuhan pengurus, baik di pusat maupun di daerah,” kata seorang pengurus provinsi yang enggan disebutkan namanya.
Keaktifan Pengurus Provinsi Jadi Penentu
Dalam Munas mendatang, 17 pengurus provinsi yang memiliki hak suara akan menentukan arah baru bagi RTIK Indonesia. Keaktifan pengurus provinsi dalam menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan calon yang mereka nilai paling siap memimpin akan sangat berpengaruh dalam pemilihan ketua umum.
Fakhrullah Maulana yang sudah dikenal di tingkat provinsi dengan berbagai kiprahnya dalam memperkuat jaringan RTIK, diperkirakan akan mendapat dukungan luas dari pengurus provinsi, terutama yang mendambakan adanya perubahan yang nyata dalam pengelolaan organisasi.
Membangun Organisasi yang Lebih Solid dan Profesional
Dengan visi yang matang dan komitmen untuk memperkuat infrastruktur organisasi, Fakhrullah Maulana siap membawa RTIK Indonesia menuju babak baru yang lebih solid, terstruktur, dan profesional. Di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat, Fakhrullah Maulana menawarkan harapan agar RTIK bisa beradaptasi dengan lebih baik, tidak hanya sebagai komunitas, tetapi sebagai kekuatan besar dalam memajukan Indonesia melalui teknologi.






