“Kita mendorong KPK agar dapat menggandeng uji laboratorium Unsyiah yang lebih kredibel dan di percaya dalam melakukan swab. Sebab sejauh ini pihaknya menilai proses swab atau syiar yang dilakukan dan disampaikan oleh tim medis gubernur sama sekali tidak memuaskan publik,” paparnya.
Dia menyebutkan bahwa MPA dilatar belakangi rekan rekan ex aktivis mahasiswa dari berbagai latar belakang pendidikan. “Dan sebelumnya saya sendiri ex Ketua Solidaritas Mahasiswa untuk Rakyat (SMUR), dan juga berlatar belakang HMI berkumpul untuk mendiskusikan bersama bahwa korupsi telah menjadikannya persoalan bersama dan isu MPA,”pungkasnya.[]






