APJN.NET, BANDA ACEH – Ketua Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) Fauzan Adami, menilai pemerintah selama ini tidak serius dalam menangani masalah distribusi dan pengawasan harga gas 3 kg. Meskipun HET telah ditetapkan sebesar Rp18.000 per tabung, kenyataan di lapangan jauh berbeda.
“Kami belum menemukan pangkalan yang menjual gas sesuai HET. Ini menunjukkan lemahnya pengawasan dari pemerintah. Padahal, gas 3kg merupakan kebutuhan pokok, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah yang sangat bergantung pada subsidi ini,” tegas Fauzan Adami, Minggu (20/10/2024).
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa permainan harga dan stok gas subsidi di lapangan sudah berlangsung secara masif.
“Seharusnya pemerintah memiliki kontrol penuh atas stok dan harga gas subsidi 3 kg, karena ini menyangkut kebutuhan vital masyarakat.
Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Ada kelangkaan yang sengaja diciptakan, harga yang tidak sesuai ketentuan, dan masyarakat yang paling dirugikan,” ungkapnya.
SAPA Tantang Calon Gubernur Aceh Nyatakan Sikap Selesaikan Masalah Gas Subsidi 3 kg
SAPA menantang kedua Calon Gubernur Aceh untuk menunjukan komitmen nyata dalam menyelesaikan salah satu persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat, yaitu masalah distribusi dan harga gas subsidi 3 kg.
Persoalan ini, menurut SAPA, telah berlangsung lama tanpa penyelesaian yang jelas dari pemerintah.
“Kami menantang kedua calon gubernur Aceh untuk secara terbuka menyatakan sikap mereka. Jika terpilih, mereka harus berjanji untuk segera menyelesaikan masalah gas subsidi 3 kg ini.






