APJN.NET, BANDA ACEH-Ratusan mahasiswa baru (Maba) Unida 2024, Minggu 6/10 dilakukan Peusijuek (tepung tawar) di Bibir Pantai Penyu Leupueng Aceh Besar.
Prosesi Peusijuek yang berlangsung di alam terbuka antara lain sebagai maknat perekat, penyemangat serta silaturahim sesama mahasiswa dan tenaga pengajar di kampus Universitas Iskandar muda.
Dr Bustamam Ali, wakil rektor III yang mewakili Rektor Unida Prof Dr Syafei Ibrahim, menjelaskan mahasiswa memilih kuliah bukan hanya sekedar ingin merubah status sosial.
Namun lebih dari itu, harus mampu memaknai Tridharma perguruan tinggi yang lebih nyata ditengah masyarakat.
“Mahasiswa sebagai kader bangsa harus tetap peka dan kritis. Semangat pengabdian dalam mendorong percepatan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat harus tetap dikedepankan,” ujarnya.
Lanjutnya, dalam rangka mendukung Kampus Merdeka, mahasiswa harus mampu menghadirkan pengetahuan praktis dengan menciptakan lapangan kerja baru bukan mencari pekerjaan apalagi menjadi pegawai negeri.
Karenanya, sebut Bustamam Ali, “Mahasiswa harus berjiwa petarung bukan pecundang,” papar Bustamam Ali, yang disambut aplus mahasiswa.
Selanjutnya, Dekan Fisipol Unida yang diwakili Dr Alwi Ibrahim, menyebutkan mahasiswa baru yang di peusijuek kemarin dari Fakultas Ilmu Sosial dan politik Iskandar muda, Prodi Ilmu Administrasi Publik, Pembangunan Sosial dan Komunikasi.
Selain itu, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, prodi Perbankan Syariah dan Hukum Keluarga Islam.
Ikut hadir pada acara tersebut Ketua Prodi Prodi PBS Titien MSi, Ketua Ilmu Adm, Muklis MSi dan sekretaris Prodi Ilmu Komunikasi Riantofani MSi dan para dosen. ***






