Gagal Tampil Meriahkan HUT RI ke 79, Peserta Atraksi Bela Diri Menangis

Peserta atlet bela diri yang gagal tampil antraksi dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 79 di lapangan hijau Alue Bilie, usai upacara 17 Agustus 2024, Sabtu (17/8/2024) | Foto Ist.

Keenam, INKANAS Nagan Raya, memastikan kekecewaannya, karena Karate-do merupakan Cabang olahraga (Cabor) satu-satunya yang masih bertahan di Kecamatan Darul Makmur dan juga salah satu Cabor unggulan Kabupaten Nagan Raya di event-even penting.

Apalagi di Popda Aceh Timur baru-baru ini karate menyumbangkan medali untuk Nagan Raya 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu, dan sangat miris kalau keluar bahasa dari oknum tertentu yang berkata INKANAS Nagan Raya bukan undangan yang di unggulkan. Sementara anak-anak kita sudah berjuang untuk mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya.

Ketujuh, Ayasi Yf Putri,  kelahiran Darul Makmur, atlet peraih medali Emas di Popda Aceh Timur, mengungkapkan kekecewaannya karena mendengar Cabor Karate, disebut Cabor yang bukan di unggulkan.

“Saya sangat kecewa sampai, mendengar Cabor kami disebut bukan yang di unggulkan. ‘Saya sudah hampir mati rasanya bertarung merebut emas di Aceh Timur saat Popda, tapi dikatakan seperti itu,”  ujarnya, sambil menangis dan memperlihatkan foto pada saat beliau di evakuasi ke Rumkit setelah selesai bertanding.

Kedelapan, pihaknya memohon kepada ibu Pj Bupati agar dievaluasi  aparatur ASN kita di Nagan Raya, yang tidak memiliki etika sebagai ASN dalam berbahasa. “Apalagi hal tersebut dapat menurunkan daya juang semangat bagi atlet lainnya di Nagan Raya,” ungkapnya.  (ainon)

Pos terkait