Bacalon Gubernur Aceh Prof Darni M Daud Silaturahmi Bersama Seratusan Tokoh Masyarakat Gampong dan Mukim

Foto Ist

Prof Darni Daud, mengatakan bahwa akan memposisikan dirinya untuk bisa merangkul terhadap segala kebijakan-kebijakan yang dihadirkan nantinya, namun dengan tidak merugikan orang banyak.

Prof Darni Daud, juga mengatakan sebagaimana yang pernah disampaikan diberbagai kesempatan, bahwa dirinya akan mengajak seluruh elemen termasuk dari berbagai partai politik baik nasional maupun lokal, dalam hal ini, seperti partai Aceh juga menginginkan kemajuan Aceh ke depan lebih baik.

Hanya saja, kemungkinan kata Darni Daud, membutuhkan pendekatan yang perlu dirajut bersama dengan menghadirkan keadilan dengan tanpa adanya pihak-pihak yang ditinggalkan sebagaimana cita-cita mulia kita bersama.

Selanjutnya ketika disinggung terkait kemiskinan di Aceh yang sampai sekarang ini belum juga terselesaikan, Prof Darni Daud, menanggapinya bahwa hal tersebut kerap disampaikannya diberbagai tempat, terakhir salah satunya di Universitas Teuku Umar.

Ia mengatakan bahwa kesenjangan dan kemiskinan di Aceh, adalah bagaimana kita harus menciptakan potensi ekonomi baru, berupa lapangan pekerjaan bagi generasi muda. Karena dengan demikian Insha Allah ke depan kemiskinan yang dialami sekarang ini, secara gradual dapat dikurangi.

Lebih lanjut, ketika ditanya terkait elektabilitas, Prof Darni Daud, yang ketika itu pernah tersandung persoalan hukum terkait korupsi, saat dirinya menjabat sebagai rektor USK, Prof Darni menyebut bahwa hal tersebut merupakan tuduhan atas dirinya, adalah sebuah hal yang dipikirkan hari ini bahwa para mahasiswa tersebut telah selesai semuanya menjadi sarjana, walau ada beberapa mahasiswa yang tidak terselesaikan kuliahnya, dikarenakan sakit dan sebagainya.

Pos terkait