ICMI Aceh Peduli, Bagi Paket Dhuafa,Taqwaddin: Cendekiawan Harus Peduli dan Berbagi

Dr Taqwadin, Ketua ICMI Aceh, dalam kata sambutannya, pada acara pembagian paket sumbangan kepada anak yatim dan kaum dhuafa di Sekretariat ICMI Aceh, Kompleks Bapperis, Banda Aceh, Selasa (2/4/ 2024) | dok Ist.

APJN.NET | BANDA ACEH, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Aceh, bukan kumpulan orang-orang kaya, tapi kumpulan para cendekia yang peduli.

“Kita harus peduli dan harus berbagi karena masih banyaknya kondisi masyarakat yang kurang beruntung atau dhuafa,” ujar Ketua ICMI Aceh, Dr Taqwadin, dalam kata sambutannya, pada acara pembagian paket sumbangan kepada anak yatim dan kaum dhuafa di Sekretariat ICMI Aceh, Kompleks Bapperis, Banda Aceh, Selasa (2/4/ 2024).

Oleh karenanya, lanjut Taqwadin, pihak ICMI Aceh, harus menggalang dana untuk dibagi-bagikan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa.

“Insya Allah, pada tahun-tahun depan jumlah pemberi donasi dalam program ICMI Peduli lebih banyak lagi, sehingga kita bisa berbagi kepada lebih banyak anggota kaum dhuafa,” harapnya.

Selanjutnya, Ketua ICMI Aceh tersebut, mengucapkan terima kasih atas kerja keras panitia yang dipimpin oleh Lailisma yang telah berbuat kebajikan sedemikian rupa.

“Rasa hormat saya juga tujukan kepada bapak/ibu kaum dhuafa keluarga penerima manfaat yang sudah berkenan hadir ke Sekretariat ICMI yang sangat sederhana ini,” tuturnya.

Ia menambahkan, sebetulnya pihaknya ingin mengantarkan semua paket ini ke masing-masing rumah bapak- ibu, tetapi karena keterbatasan, maka paket sumbangan ini hanya mampu dibagikan di tempat ini.

Lebih lanjut, ia mengatakan Kepedulian ICMI tidak hanya terbatas pada anak yatim dan kaum dhuafa saja, tetapi  harus pula peduli pada kondisi politik, pemerintahan, ekonomi, hukum, kesehatan, dan lingkungan serta lain sebagainya. Artinya, sambung Taqwadin, kita harus peduli pada  semua aspek yang ada di Aceh.

“Tidak hanya peduli, tetapi juga kita harus berbagi, utamanya, yaitu berbagi ilmu dan pengalaman,” pesan Taqwaddin, yang juga Hakim Tinggi Ad Hoc Tipikor, dan Akademisi Hukum.

Ketua Panitia Pelaksana, Lailisma Sofwati, melaporkan bahwa dari semua sumbangan infaq dan shadaqah yang diterima telah dijadikan bantuan yang dibagikan tahun ini, sebanyak 235 paket yang berisikan beras, minyak goreng dan uang tunai.

Kemudian, ia menambahkan bahwa semua paket tersebut, telah dibagikan kepada anak yatim, para hafizd pondok Pasantren Barbate, Panti Asuhan Muhammadiyah, serta para kaum dhuafa.

“Kami dan kawan-kawan panitia senang melakukan pengabdian ini. Sama sekali tidak ada keluhan apapun, kami melakukan kegiatan ini dengan ikhlas,” ungkap Lailisma.

Sementara itu, salah seorang penerima paket bantuan tersebut, Wak Din, Warga Labuy, penjual es keliling di Banda Aceh, ketika ditemui menyampaikan terima kasih yang setinggi-setingginya kepada ICMI Aceh.

“Kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tinggi kepada Ibu-Ibu Panitia yang telah memberikan kami paket bantuan. Semoga perbuatan baik ini diridhoi oleh Allah SWT, dan terus berlanjut di tahun-tahun depan dengan jumlah penerima yang lebih banyak lagi,” ucapnya.

Kegiatan ICMI Aceh Peduli Berbagi itu, dihadiri ratusan orang kaum dhuafa dan anak yatim. Selain itu, turut juga dihadiri oleh belasan orang Pengurus ICMI Aceh, diantaranya H Azwar Umri,  Rajuddin, Sofyan Gani, Sugito, Fauzi Umar, Syarifuddin, Amiruddin, Djusiah, Nurjani, Darnizar, Ny Farid Wajidi, Sri Rahmi, Husna, Cut Intan, Cut Titin, dan beberapa orang lainnya. [*]

Pos terkait