Catatan Bustamam Ali dari Turky (3)
APJN.NET| MAKKAH-MADINAH Alhamdulillah setelah menunaikan ibadah umrah di tanah suci Makkah dan Madinah jamaah kami terbagi dua kelompok. Yang satu memilih kembali ke tanah air dan satu lagi melanjutkan perjalanan ke Turky. Saudia Airline yang membawa kami dari Jedah sekitar 4 jam mendarat dengan mulus di bandara Istanbul.
Tak sabar ingin menikmati berbagai destinasi wisata kelas dunia di negeri Erdogan ini. Besok paginya rombongan berjumlah 10 orang ini dipandu Arief rahman dari Andalusia Banda Aceh dan Burhan dari Turky langsung turun ke obyek yang sudah direncanakan.
Mesjid Ulu Cami, salah satu mesjid tertua di Turky. Mesjid yang dibangun tahun 1399 masa kesultanan Usmaniyah terletak di Bursa. Mesjid ini masih terawat dengan baik dan terjaga keaslianya. Ribuan wisatawan dari belahan dunia berziarah ke mesjid ini setiap hari. Mesjid ini juga menjadi simbol kebangkitan dan perabadan Islam pada masa itu.
Hierapolis: Kota tua zaman romawi kuno yang didirikan pada abad ke 2 SM. Situs warisan dunia masih terpelihara, kejayaan masa itu masih tergambar sampai sekarang seperti pasar, arena gladiator, termasuk fasilitas pemandian warga romawi. Hierapolis ini terletak di kawasan Denizli Turki.
Sultanhani Caravanserai, hotel berusia 700 tahun. Tempat ini dulunya merupakan sebuah penginapan atau tempat peristirahatan para pedagang atau kafilah dagang jalur sutra yang melewati wilayah itu dari Anatolia dan Persia. Bangunan bersejarah ini sampai sekarang masih terjaga kelestriannya meskipun dibangun abad ke 13 oleh Sultan Alaaddin Keykubat 1 dari kesultanan Seljuk Raya.






