“Dengan beberapa hal tersebut, Insya Allah BSI dapat senantiasa berkontribusi positif terhadap pertumbuhan industri perbankan syariah di Indonesia dan memberikan manfaat bagi umat serta memberikan potential gain kepada investor atas investasi di saham BRIS,” jelasnya.
Dikatakannya, berdasarkan data perdagangan pada Kamis (18/1/2023), transkasi BRIS mencapai Rp136 miliar. Sambungnya, rata-rata volume transaksi BRIS selama 2024 naik sebesar 79,8% apabila dibandingkan dengan rata-rata transaksi sepanjang tahun 2023.
“Sepanjang 2023, saham BRIS menjadi salah satu saham yang mampu memberikan imbal hasil yang sangat tinggi, yakni sebesar 34,88%. Lebih tinggi dari beberapa saham blue chip lain,” pungkas Riszky. [*]






