“Maka keluarga Baswedan dan Anies sendiri sangat menyadari arti nasionalisme Indoneia, karena kakeknya ikut memperjuangkannya dulu,” jelasnya.
Jadi, sambungnya Anies selain mewarisi sikap nasionalisme yang tinggi, juga memiliki kesadaran tentang Islam yang dalam.
“Maka dapat kita katakan, kedua mereka ini merupakan paduan yang lengkap dalam koteks kekenian Indonesia: sangat sadar tentang keumatannya, sangat mencintai tanah airnya, ditambah terbuka dan toleran,” terang Taufiqulhadi.
Terakhir, Taufiqulhadi mengatakan paduan ini, bukan hanya cocok untuk sebuah Indonesia yg penuh tantanagan di masa mendatang. Tapi sekaligus sangat sesuai dengan sifat masyarakat Aceh, yang mengidolakan sosok pemimpin nasional yang punya kesadaran keumatan yang tinggi dan memiliki wawasan mengglobal. Maka dapat saya tegaskan, itu tidak ada pada capres potensial yang lain sejauh ini. [*]





