Ratusan Polisi Amankan Aksi Damai Aliansi Masyarakat Gayo di Kantor Bupati Bener Meriah

Aksi damai yang di gelar aliansi masyarakat Gayo di Kantor Bupati Bener Meriah, Sekitar pukul 10.30 WIB, Jumat (18/8/2024) | Dok Ist.

APJN.net|REDELONG| Sebanyak 200 personel Polres Bener Meriah, dibantu personel Brimob, TNI, Satpol PP dan Dinas perhubungan kabupaten Bener Meriah, mengamankan jalannya aksi damai yang di gelar aliansi masyarakat Gayo di Kantor Bupati Bener Meriah, Sekitar pukul 10.30 WIB, Jumat (18/8/2024).

Kapolres Bener Meriah AKBP Nanang Indra Bakti SH SIK, yang ikut langsung dalam pengamanan aksi damai tersebut, mengatakan petugas pengamanan aksi damai tersebut mengedepankan upaya persuasif.

“Kita dari personel Polres Bener meriah dibantu oleh rekan-rekan TNI dan Satpol-PP yang melakukan pengamanan aksi damai hari ini mengedepankan upaya persuasif, di mana dari rekan-rekan aliansi masyarakat Gayo Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah Gayo Lues, dan Aceh Tenggara juga menyampaikan orasinya dengan damai,” kata AKBP Nanang

Lanjut Kapolres, pengawalan dan pengamanan tersebut, merupakan salah satu tugas pokok untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Para personel yang melakukan pengaman juga dilakukan pengecekkan kesiapan sebelum pengamanan dilakukan,” jelasnya.

Adapun dalam orasi tersebut, Aliansi masyarakat Gayo menyamakan 7 point tuntutan,
1. PT Brantas Harus Menghentikan Penggalian Makam.
2. Pemda Bener Meriah Harus menandatangani surat Pemberhentian Penggalian Makam Leluhur Gayo.
3. Pemerintah harus memeriksa AMDAL Pembangunan waduk PT Brantas.
4. Makam tidak boleh di pindahkan.
5. PT Brantas Abipraya harus bertanggung jawab atas makam yang sudah dipindahkan.
6 Kapolres, Kapolda, dan Kapolri harus mengusut tuntas persoalan makam tersebut.
7. DPRK Bener Meriah harus bertanggung jawab atas penyelesaian masalah makam leluhur masyarakat gayo.

Pos terkait