Pakar Komunikasi Bustamam Ali: Fakta Bisa Jadi Anarkis dan Kekerasan

Dr Bustamam Ali, wartawan Senior pada Kegiatan Literasi Media tema Pengawasan Isi Siaran Terhadap Publikasi Obat dan Makanan, Kamis (27/7) di Aula Fisipol UNIDA Banda Aceh| Dok Ist

Acik Nova: KPI Aceh Wakil Publik Dalam Penyiaran

APJN.net|BANDA ACEH | Bustamam Ali selaku Wakil Rektor III Universitas Iskandar Muda, mengatakan audiens harus bijak, pantaskan informasi dishare dan menjadi bacaan atau rujukan kita?

Menurutnya, tidak semua fakta bisa menjadi pesan, fakta bisa menjadi anarkis dan kekerasan”. ungkap Wartawan Senior pada Kegiatan Literasi Media tema Pengawasan Isi Siaran Terhadap Publikasi Obat dan Makanan, Kamis (27/7) di Aula Fisipol UNIDA Banda Aceh.

Lanjutnya, mengatakan bahwa pengguna media sosial harus bisa seleksi pesan yang didapat atau disampaikan, terutama informasi hoaks atau yang memutarkan fakta, seperti iklan obat dan makanan.

Literasi Media ini diselenggarakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh bersama Universitas Iskandar Muda Banda Aceh dan Balai Besar POM Banda Aceh.

BPOM mengakui bahwa iklan adalah salah satu media yang berpengaruh besar dalam mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap obat dan makanan.

Oleh karena itu, BPOM berkomitmen untuk memastikan iklan yang beredar di media, baik elektronik maupun cetak, mematuhi regulasi dan standar yang ketat untuk melindungi kesehatan dan keselamatan konsumen.

Acik Nova Wakil Ketua KPI Aceh, menambahkan rujukan bisa menjadi tuntunan, informasi bisa didapat dari berbagai kanal dan medium. “KPI Aceh sebagai Wakil publik dalam penyiaran, saat ini wewenang menjamin masyarakat untuk memperoleh informasi yang layak dan benar sesuai syariat islam dan kearifan lokal Aceh,” ujarnya.

Adapun peserta Literasi Media yang mengikuti kegiatan tersebut,  110 Mahasiswa Universitas Iskandar Muda Banda Aceh, turut hadir Hafindar & Evianti (BBPOM Banda Aceh), Faisal Ilyas, dan Putri Nofriza (KPI Aceh) dan Alwi Ibrahim (Prodi Ilmu Komunikasi UNIDA).

Pos terkait