Terkait pesta demokrasi, Sigit jzdduga mengingatkan, siapapun pilihan pemimpinnya kedepan, menjaga serta mempertahankan nilai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia, adalah harga mati.
Sigit menegaskan, tentunya siapapun pemimpinnya membutuhkan yang namanya persatuan dan kesatuan bangsa karena itu di atas segalanya untuk menjalankan program-program nasional kedepan dalam menghadapi tantangan global yang penuh ketidakpastian.
Disisi lain, lanjut Sigit menyampaikan, Polri telah membentuk tim dan bersinergi dengan seluruh pihak untuk mencegah penyebaran informasi palsu atau hoaks di saat Pemilu 2024.
“Tentunya kita telah membentuk tim dan tadi juga kita akan kerjasama dengan RMI untuk memantau terhadap potensi-potensi hoaks yang ada. Kita juga kerja sama dengan Kominfo untuk kemudian mengambil langkah-langkah terkait hal-hal seperti itu,” tutup Sigit. [red05/hms]






