Terkait Jalan Rusak Di Dusun Musafir, Kadus Himbau Warga Tetap Tenang

Dok Ist

APJN.NET- BANDA ACEH | Kepala dusun (Kadus) Musafir, Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Muhammad, menghimbau agar warga  tetap tenang dan tidak panik terhadap jalan yang rusak tersebut.

Pihaknya beserta perangkat gampong telah berkoordinasi dan ‘Duk Pakat’ bersama pihak pengembang perumahan (Developer) bahwa pihaknya sepakat akan tetap melakukan perbaiki jalan yang rusak itu.

Hal tersebut disampaikan Kadus, Musafir, Muhammad, lewat kiriman audio WA yang dikirim ke media ini. Hal tersebut mengingat agar keadaan di Gampong tetap kondusif, sebagaimana disampaikan Keuchik Faisal M Dan, selaku Kepala Gampong Alue Naga.

“Selaku Kadus Musafir, saya beserta Tuha Peut dan Perangkat Gampong lainnya, akan terus melakukan pengawasan dan  pemantauan terhadap jalan yang rusak tersebut,” katanya, Minggu (19/3/2023) malam.

Untuk itu, kami meminta warga untuk tetap tenang dan tidak panik serta tetap  menjalankan aktifitas sebagaimana mestinya, karena pihaknya telah menyampaikan hal tersebut, dan pihak Diveloper sepakat memperbaiki jalan yang rusak itu nantinya.

“Sementara untuk  jalan yang berlubang dan rusak itu pihak Developer menyatakan bertanggungjawab dengan melakukan penimbunan/ diperbaiki,” ungkapnya

Artinya, sebut Kadus Musafir, setiap adanya jalan yang rusak dan berlubang tersebut akan dilakukan penimbunan agar aktifitas masyarakat berjalan lancar.

Lanjutnya, atas nama perangkat Gampong Alue Naga, pihaknya tidak menghalang halangi pembangunan perumahan tersebut, demi pengembangan dan kemajuan Gampong Alue Naga.

Untuk itu, dia menghimbau kepada warga untuk tetap mendukung pengembangan perumahan tersebut, agar gampong Alue Naga maju dan berkembang.

“Kami tidak anti pembangunan, malah kami sangat senang dengan masifnya pembangunan di dusun kami, untuk pengembangan dan kemajuan Gampong Alue Naga,” ucapnya.

Oleh karena itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak Developer, agar secara teknis pelaksanaan dijalankan sesuai klasifikasinya, sehingga pengembangan perumahan tersebut berjalan lancar tanpa hambatan.

Lebih lanjut, disampaikannya juga bahwa pihak Developer selama pembangunan berjalan, tetap melakukan penyiraman jalan yang berdebu tersebut, untuk kelancaran aktifitas masyarakat sekitar, juga bagi pengguna jalan terutama masyarakat setempat.

“Minimal penyiraman jalan yang berdebu itu dilakukan sehari dua kali sekira pukul 13.00-15.00 Wib ,” terang Kadus.

Untuk itu, demi terciptanya stabilitas pembangunan dan kemajuan di Gampong Alue Naga, kepada warga diharapkan untuk tetap mendukung pembangunan yang ada.

“Sebatas pembangunan yang dilaksanakan tidak mengganggu lingkungan dan sarana yang ada sehingga kemajuan Gampong tetap berjalan sebagaimana yang diharapkan bersama,” pungkasnya. [red]

Pos terkait