Oleh karena menurutnya, ciri ciri mahasiswa itu filosofinya adalah seorang yang dinamis, mencatat dan berjiwa kritis serta membangun untuk tujuan kepentingan bangsa dan negara.
Selanjutnya, Dr Bustamam Ali mengatakan, terpenting mahasiswa dalam menyuarakan aspirasinya harus lah berpikir kedepan bukan masa lalu.
Artinya, sebut dia lagi, jika mahasiswa berpikir masa lalu nantinya akan apatis. Karenanya mahasiswa dituntut untuk harus bersikap intelektual dalam menyuarakan aspirasi masyarakat, karena bagaimanapun peran mahasiswa masih sangat diharapkan dan diidam- idamkan oleh masyarakat.
Namun demikian, Bustamam Ali, yang juga wartawan senior di Aceh itu, berharap dalam melakukan kritikan dan aksi aksi protes terhadap kebijakan kebijakan pemerintah di luar sana juga jangan sampai menggangu aktifitas proses belajarnya, yakni perlunya keseimbangan.
Dia mengatakan, jangan sampai terlarut dalam hal-hal yang dapat merugikan mahasiswa itu sendiri. Karena, banyak kita melihat di luar kampus Unida yang mahasiswanya tidak menyelesaikan kuliahnya, lantaran kerapnya aktifitas yang dilakukan di luar keseimbangan sehingga mengganggu aktifitas belajarnya.
‘Jika kita melihat dengan sangking aksiknya mereka melakukan protes-protes sehingga kuliahnya jadi terbengkalai bahkan tidak selesai,” tuturnya.
Oleh karenanya, selaku pihak kampus kita selalu melakukan pembinaan dan mengingatkan kepada para mahasiswa ketika melakukan aksi-aksinya diluar kampus harus adanya keseimbangan antara kewajiban dan tanggungjawab sebagai seorang mahasiswa agar semuanya itu berjalan sukses, baik didalam menjalan organisasi kampus maupun diluar kampus.






