Jelang Pemilu 2024, RRI dan Unida Banda Aceh Gelar Dialog Interaktif Bertajuk Yang Muda Berbicara

Dialog interaktif diisi Nara sumber, Warek III bidang kemahasiswaan, Unida Banda Aceh, Dr Bustamam Ali, Dosen Senior Ilmu Komunikasi Unida, Adnan NS, dan dari kalangan mahasiswa, Sahlan Firdaus, Prodi Komunikasi, dipandu MC dari RRI. Dok hendra

APJN.NET- BANDA ACEH– Peran mahasiswa dalam mengontrol informasi black campaign dan informasi hoax pada pemilu 2024, Programa 2 (Pro 2) Radio Republik Indonesia (RRI) Banda Aceh dan Universitas Iskandar Muda (Unida) Banda Aceh, menggelar dialog interaktif, bertajuk “Yang Muda Berbicara” di ruang Aula pertemuan FISIPOL, lantai II, Unida, Banda Aceh, Selasa (14/3/2024) pagi.

Dialog interaktif tersebut, diisi Nara sumber, Warek III bidang kemahasiswaan, Unida Banda Aceh, Dr Bustamam Ali, Dosen Senior Ilmu Komunikasi Unida, Adnan NS, dan dari kalangan mahasiswa, Sahlan Firdaus, Prodi Komunikasi, dipandu MC dari RRI.

Dialog interaktif yang berlangsung 1 jam tersebut, dihadiri puluhan mahasiswa dari berbagai prodi Unida.

Dalam kesempatan itu, Adnan NS, mengatakan mahasiswa menjadi pioner dan garda kedepan dalam menatap dan menyongsong masa depan bangsa dan negara.

“Bukan membungkuk tetapi berdiri tegak, mahasiswa harus melakukan sesuatu untuk kemajuan bangsa,” ujarnya.

Selanjutnya, mantan Anggota DPD RI, tersebut, menyebut bahwa nasib bangsa dan negara berada ditangan generasi muda yang seyogyanya berjiwa patriot.

Untuk itu, ia mengatakan mahasiswa harus jeli, teliti, dan mengamati situasional yang sedang terjadi di negara Indonesia, berdasarkan keadilan sebagaimana memiliki dasar hukum UUD1945 terutama pada pasal 28 ayat 1E.

Lanjut Adnan NS, yang juga mantan Ketua PWI Aceh itu, mengatakan bahwa mahasiswa harus mampu menunjukkan bagaimana format negara ini kedepan. “Mahasiswa jangan pernah dicekoki seolah olah tidak penting,” tukasnya.

Pos terkait