PKPM Latih Kader SAPA, Perkuat Peran Masyarakat untuk Perlindungan Anak

photo/dok ist

APJN.NET-MEULABOH| Pusat Kajian Pendidikan dan Masyarakat (PKPM) sebagai mitra UNICEF bekerjasama dengan Pemerintah kabupaten Aceh Barat, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) melatih fasilitator masyarakat perlindungan anak sebagai Kader Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA).

Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari, Kamis-Sabtu, (2-4/3/2023), di Zaya Guest House, Meulaboh.

Peserta pelatihan sebanyak 25 orang yang terdiri dari unsur pemerintahan gampong, pemuda, kader posyandu, kader desa, unsur PKK, pendamping lokal desa serta dari perwakilan forum anak yang berasal dari 2 gampong, yaitu Gampong Peunaga Rayeuk dan Suak Indrapuri yang merupakan gampong dampingan Program Perlindungan Anak.

Selain itu juga melibatkan pendamping komunitas dari 2 gampong perluasan program, yaitu Gampong Padang Seurahit dan Pasie Mesjid.

Narasumber utama Bapak Sukran dari Lembaga Perlindungan Anak Nusa Tenggara Barat (LPA-NTB), yang juga didampingi oleh Fasilitator Anak Hidayatullah, dan T Saiful Ambia sebagai District Coordinator Program di Aceh Barat.

Sebagaimana disampaikan Ihsan, S.ST selaku Program Manager pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman fasilitator terkait isu perlindungan anak dan ketahanan keluarga dan pengasuhan positif, serta meningkatkan pemahaman terkait isu-isu kerentanan anak dan membangun keterpaduan lintas sektor untuk penanganan kasus-kasus anak di tingkat gampong.

Lanjutnya, pelatihan itu berupaya meningkatkan kapasitas fasilitator komunitas yang dilakukan tidak hanya melalui diskusi ruangan tetapi juga melakukan kunjungan ke sektor pelayanan perlindungan anak, agar semua peserta mendapatkan informasi yang komprehensif terhadap isu-isu perlindungan anak.

Pos terkait