APJN.NET- BANDA ACEH – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar, meminta pemerintah kota untuk dapat meningkatkan alokasi anggaran untuk kegiatan operasional bantuan masa panik ketika ada musibah atau bencana di wilayah Kota Banda Aceh.
Hal tersebut disampaikan Farid Nyak Umar saat berkunjung dan memberikan bantuan kepada pimpinan Dayah Dayah Al-Ishlah Al Aziziyah Gampong Luengbata, Tu Bulqaini, yang rumah dan beberapa bangunan santriwati mengalami musibah kebakaran pada Sabtu (20/8/2022).
Farid menyampaikan terima kasih kepada Penjabat Wali Kota dan Dinas Sosial Banda Aceh, serta relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang cepat dan sigap memberikan bantuan masa panik, termasuk dengan menghadirkan layanan armada dapur umum di lokasi tersebut.
“Tentu kita bersyukur bahwa pemko bergerak cepat dengan turun langsung ke lokasi untuk mengurangi beban para korban, khususnya dengan menghadirkan dapur umum melalui mobil lapangan,” ungkap Farid.
Namun dari pemantauan Farid terhadap operasional armada dapur umum, menurutnya ada beberapa peralatan yang perlu dilengkapi pada mobil lapangan bantuan dari Kemensos RI tersebut. Tujuannya agar mobil yang disiagakan di masa tanggap darurat itu dapat berfungsi secara maksimal.
Farid menambahkan bahwa dia juga mendengarkan keluhan yang disampaikan oleh para relawan terkait dengan kesejahteraan bagi mereka yang bertugas di lapangan. Ia berharap Pemko Banda Aceh dapat mengalokasikan sejumlah dana untuk mensupport aktifitas para relawan di lapangan.






