Banda Aceh, APJN.net – Usman alias Wak Man mengatakan, Muhammad Nazar jenius dan banyak ide cemerlang sejak melakukan berbagai upaya resolusi konflik Aceh vs Jakarta melalui jalan damai ‘referendum’, sampai ketika menjadi wakil gubernur pertama kali paska damai mampu meredam berbagai potensi konflik kepetingan sesama orang Aceh.
“Dia salah seorang tokoh paling berpengaruh dalam mempromosikan referendum sebagai jalan damai untuk menyelesaikan perang di Aceh yang sudah berlangsung hamper 23 tahun, hingga dunia bergetar dan Jakarta ketakutan waktu itu dengan berkumpulnya rakyat Aceh hampir dua juta orang,” tulis Wak Man, mantan pimpinan relawan Irwandi Center (IC) Aceh Timur, melalui pesan WhatsApp, Selasa, (16 /2/2021)
“Kami eks timses Irwandi -Nova yang tergabung dalam Irwandi Center Aceh Timur, tidak mengajukan secara khusus Calon Wagub Aceh sisa jabatan 2017-2022.
“Saya sebagai sekretaris sekaligus wakil ketua sudah melakukan koordinasi dengan para pimpinan dan anggota relawan IC kecamatan kecamatan di Aceh Timur bahwa kita tidak mengajukan calon khsusus. Sebab itu memang ranah kewenangan PNA dan partai pengusung lainnya,” kata Wakman.
Namun kata Wakman, pihaknya merasa tak perlu lagi mengusulkan yang lain karena telah ada kandidat yang paling layak dan telah dicalonkan tiga nama oleh DPP PNA, yakni Muharuddin, Muhammad Nazar mantan Wagub Aceh, dan Muhammad MTA mantan kader SIRA yang sekarang menjadi salah satu pengurus PNA, seperti tulis berbagai media, baik cetak maupun online (daring), tambah Wak Man yang pada Pilkada 2006 Timses Irwandi – Nazar.






