Banda Aceh, APJN.net-Farida Ariani, merupakan sosok wanita yang bertalenta didunia organisasi. Ia sangat berkomitmen dalam menjalankan aktifitasnya di partai NasDem, Kota Banda Aceh.
Ia terjun di partai NasDem, sejak 2011 ketika saat itu Partai NasDem berstatus Ormas, belum partai.
Wanita kelahiran 1968 ini, begitu sangat mengidolakan ketua umum DPP NasDem, Surya Paloh.
Menurutnya selain putra Aceh, Surya Paloh, piawai dalam berpolitik. Dan hal ini patut kita kagumi karena beliau satu – satunya putra Aceh yang mampu memprakarsai dan menjalankan partai Politik di Jakarta.
“Nah bagi kita ini sangat luar biasa, karena beliau memiliki peran disana,” ujar Farida, dalam bincang – bincang kepada habanusantara.net, usai Gowes bersepeda mengelilingi kota Banda Aceh, bersama para peserta komunitas Hoe Jak binaan H Heri Julius, Sekjen partai NasDem, Kota Banda Aceh, di Warkop R2P Boh Manok Kocok, Batoh , Minggu, (29/11/2020)
Dalam ulasannya, Farida atau lebih dikenal dengan sapaan Dekni, Ia bergabung di NasDem sejak 2011.
Dikatakannya, saat itu partai NasDem masih ormas, dan ketua DPC, kecamatan Kuta Alam, Edi Oza. Kami bekerja keras bersama- sama dalam merekrut anggota.
“Pada saat itu, kan partai NasDem masih Ormas, kami bertatih – tatih berusaha keras merekrut anggota. ‘Susah lho, kita mencari anggota pada saat itu,” ungkap Farida, menjelaskan.
Ia mengatakan pada waktu itu dirinya masih bekerja di kantor Keuchik Gp Keuramat, dari situlah ia merekrut anak – anak muda menjadi anggota.
“Mereka, saya ajak bergabung ke NasDem,” ungkap Farida lagi.
Menurut Farida, sempat setahun lebih merekrut anggota.”Setahun lebih,lah saya mencari anggota hingga terbentuk,lah Ormas NasDem di kecamatan Kuta alam,” tambahnya.
Selanjutnya, Ia menambahkan diawali dari Ormas sampai terbentuknya partai, banyak orang – orang NasDem terpilih menjadi anggota dewan di parlemen.
“Alhamdulillah, kita melihatnya diawal pertama di tahun 2014, lumayan banyak kader partai NasDem, menjadi anggota dewan di DPRK Banda Aceh, ada 4 kursi, begitupun di DPRA,” paparnya.
Pada tahun 2014, ketika DPW Partai NasDem di pimpin Irwan Johan, dirinya sempat fakum sejenak, karena sebagai seorang isteri Ia harus mengikuti kemanapun suami bertugas.
Ditambah lagi, pada tahun 2014 lalu pencalonan anggota legislatif, dan orang – orang sedang geliat – geliatnya mencalonkan dirinya menjadi anggota dewan.
“Sedangkan keadaan saya saat itu sempat silent aja gitu,” ujar Farida , sembari mengisahkan ceritanya.
Pada tampuk kepemimpinan DPW, dipawangi Irwan Johan, secara pribadi dirinya sempat terputus komunikasi di partai. Namun dalam kegiatan, kami dari DPC Kuta Alam, tetap mengikuti setiap kegiatan yang diadakan DPD Nasdem.






