Saat ini, lanjut Safar, masih sedikit anak Aceh yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Sehingga, tambah Safar, mereka perlu dibina, diarahkan dan dibantu nantinya kualitas pendidikan Aceh akan semakin baik ke depannya.
Erniati selaku Wakil Dekan Bidang Akademik yang membawahi kerja sama mengatakan bahwa dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pendidikan tinggi dan teknis mendaftar, dalam waktu dekat akan dilaksanakan pelatihan bagi guru dan siswa PKBM Aceh Timur.
Menurutnya, banyak hal teknis yang belum sepenuhnya dipahami oleh guru dan siswa PKMB tentang perguruan tinggi sehingga pelatihan singkat untuk memberi penjelasan penting untuk dilakukan.
Lanjutnya, dengan adanya kerja sama tersebut, diharapkan sektor pendidikan dan pertanian di Aceh dapat berkembang lebih pesat, mencetak sumber daya manusia yang kompeten, dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Dekan Fakultas Pertanian Unimal, Baidhawi, menyampaikan bahwa sektor pertanian Aceh memiliki potensi besar, masih membutuhkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Dikatakannya, kerja sama itu menjadi langkah penting untuk memberdayakan masyarakat, khususnya alumni PKBM, agar mereka lebih siap menghadapi tantangan dunia pertanian modern
“Fakultas Pertanian siap membantu dan menerima alumni PKBM Aceh untuk ditampung dan dididik di Fakultas Pertanian Unimal. Sebagian dari mereka akan diusahakan mendapat beasiswa, namun mereka tetap harus mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku,” jelas Baidhawi.






