Chairan juga menegaskan, pihaknya dari Foreder Jokowi Aceh juga mengingatkan agar persoalan tersebut tidak hanya menyasar masyarakat kecil yang hanya sekedar bekerja mencari upah untuk kebutuhan hidup, tetapi mendorong agar Polres Aceh Selatan mengusut aktor-aktor besar yang bermain dalam kasus tersebut secara tuntas.
Sorot Kinerja KPH Wilayah IV Subulussalam
Selanjutnya, Chairan juga mengkritik kinerja Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) wilayah VI Subulussalam yang dinilai lemah dalam pengawasan penyalahgunaan pengelolaan hutan diwilayah tersebut, padahal lanjut Khairan, ini juga menjadi tanggungjawab utama KPH Wilayah VI Subulussalam untuk menjaga kelestarian hutan melalui pengelolaan yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku
“Kita harap Bapak Kapolres segera mengusut pemain besarnya, apakah ada oknum Aparat Penegak Hukum yang bermain atau tidak baik secara langsung atau tidak, KPH Wilayah VI Subulussalam seharusnya juga bekerja maksimal,” tutupnya.[Rd]






