Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pertanian, Pertenakan, Perikanan, dan Kelautan Kota Banda Aceh, Sabri, mengatakan pihaknya telah mengambil sampel untuk memastikan kondisi sapi yang ada di Banda Aceh sehat dan tidak tertular wabah PMK. Hal ini menjadi perhatian pihaknya karena kasus PMK sudah terjadi di Aceh Tamiang yang mencapai seribu kasus lebih.
“Alhamdulillah sejauh ini di Banda Aceh belum ada laporan dari masyarakat tentang adanya indikasi kasus PMK pada sapi,” kata Sabri di sela-sela pengecekan sapi di Lampoh Daya.
Dari beberapa lokasi peternakan yang dipantau untuk pengambilan sampel kata Sabri, Banda Aceh masih aman dari wabah tersebut. Namun demikian pihaknya terus melakukan pemantauan dan pendataan dengan menyurati camat dan keuchik agar segera melaporkan jika ada sapi yang terjangkit PMK.
Di samping itu, Sabri juga berharap agar para pedagang daging sapi melakukan penyembelihan di rumah potong hewan yang telah disediakan oleh pemerintah, karena dengan demikian dapat diantisipasi dari penularan wabah PMK tersebut.[adv]






