Sinergitas Bank Aceh dan Komisi III DPRA untuk Optimalisasi PAD Aceh

Jajaran Direksi Bank Aceh bersama Komisi III DPRA berfoto bersama usai rapat penguatan sinergi dalam rangka optimalisasi Pendapatan Asli Aceh (PAA) melalui peningkatan kinerja Bank Aceh, di Banda Aceh | ist

BANDA ACEH — Bank Aceh dan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) memperkuat sinergi dalam upaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Aceh (PAA), khususnya melalui peningkatan kinerja dan kontribusi Bank Aceh kepada Pemerintah Aceh.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat kerja Komisi III DPRA bersama Direksi Bank Aceh yang membahas optimalisasi Pendapatan Asli Aceh (PAA) Tahun 2026 dari sektor dividen Bank Aceh serta perkembangan kinerja Bank Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, Bank Aceh menyampaikan perkembangan kinerja dan berbagai langkah strategis yang dilakukan untuk memperkuat pertumbuhan bisnis, meningkatkan efisiensi, serta mengoptimalkan kontribusi Bank Aceh terhadap perekonomian dan pendapatan daerah.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menyampaikan bahwa Bank Aceh memiliki komitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi yang optimal bagi Aceh.

“Bank Aceh merupakan bagian dari ekosistem perekonomian Aceh. Karena itu, peningkatan kinerja Bank tidak hanya menjadi kepentingan perusahaan, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan daerah, termasuk melalui kontribusi terhadap Pendapatan Asli Aceh,” ujar Fadhil.

Menurutnya, sinergi dan komunikasi yang baik antara Bank Aceh dengan Pemerintah Aceh dan DPRA menjadi bagian penting dalam mendorong penguatan peran Bank Aceh sebagai bank milik daerah.

“Masukan dan perhatian dari Komisi III DPRA tentu menjadi bagian penting bagi kami untuk terus melakukan perbaikan dan penguatan kinerja. Kami berharap sinergi ini dapat terus terjaga sehingga Bank Aceh semakin sehat, kompetitif dan mampu memberikan kontribusi yang semakin besar bagi pembangunan Aceh,” tambahnya.

Pos terkait