BANDA ACEH – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menerima kunjungan silaturahmi pimpinan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh di Meuligoe, Rabu (3/6/2026). Pertemuan Iduladha 1447 H ini jadi ajang mempererat ulama-umara sekaligus membahas isu keumatan di Aceh.
Rombongan dipimpin Ketua MPU Aceh Tgk. H. Faisal Ali, didampingi Wakil Ketua Abi Bayu, Abon Muhib, Abiya Hatta, dan Kepala Sekretariat Zahrol Fajri. Mualem didampingi Asisten I Sekda M. Syakir, Kadis Syariat Islam Plt, dan sejumlah pejabat Setda.
Ketua MPU menyampaikan 4 isu utama ke Mualem:
1. Persiapan MTQ Nasional 2028*
MPU minta Pemprov segera bentuk panitia pelaksana. Termasuk tentukan lokasi arena utama, siapkan sarana-prasarana, dan alokasikan anggaran bertahap agar Aceh siap jadi tuan rumah MTQ Nasional ke-33 tahun 2028.
2. Pemulihan Pasca Bencana Hidrometeorologi
MPU mendorong percepatan penanganan dampak bencana akhir 2025. Sekolah, pasar, infrastruktur, dan rumah warga yang rusak masih butuh perhatian agar pemulihan berjalan cepat.
3. Tambang Ilegal & Lingkungan
MPU soroti kerusakan lingkungan akibat tambang ilegal yang cemari sungai dan rusak ekosistem. Kondisi ini rawan ganggu kesehatan warga dan keberlanjutan Aceh ke depan.
4. Sertifikasi Halal UMKM & Zakat
MPU harap kewenangan sertifikasi halal UMKM sesuai kekhususan Aceh tetap dipertahankan. Sekaligus dorong penyempurnaan regulasi pengelolaan zakat, infak, sedekah lewat Baitul Mal agar manfaatnya lebih luas ke masyarakat.
Mualem menyambut baik semua masukan. Ia menegaskan sinergi ulama-umara kunci untuk menjaga Aceh aman, religius, dan bermartabat. []






