Adapun penyaluran sapi qurban dilakukan ke sejumlah gampong dan kelompok masyarakat, yakni Gampong Asoe Nanggroe, Gampong Jawa, Gampong Ulee Pata, Gampong Lamjamee, Gampong Panteriek, Dusun Gano, Gampong Bandar Baru, Gampong Lamglumpang, petugas kebersihan, serta melalui Bagian Kesra untuk disabilitas, panti asuhan, dan muallaf.
Selain itu, Pemko Banda Aceh juga menyalurkan dua ekor sapi qurban untuk masyarakat Pidie Jaya yang terdampak bencana hidrometeorologi sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan.
Kemudian, Illiza juga menyalurkan bantuan sapi dari Presiden RI Prabowo Subianto dengan berat sekitar 1 ton yang didistribusikan di empat kecamatan: Kuta Alam, Syiah Kuala, Meuraxa, dan Kuta Raja. Sapi itu dibeli dari peternak lokal di kawasan Ulee Kareng.
Sementara penyaluran kambing qurban diberikan kepada sejumlah balai pengajian dan dayah di Banda Aceh, di antaranya Balai Pengajian Tgk Chiek di Lampaloh, Balai Pengajian Sirajul Munir Bathoh, Balai Pengajian Darul Mutaalimin Labui, Dayah Syifaul Qulub Panteriek, Dayah Abu Syukri Pango, Balai Pengajian Baburraihan Lamteumen Barat, serta Dayah Raudhatul Muttaqin Gampong Jawa.
Menurut Illiza, semangat qurban harus menjadi penguat nilai keikhlasan, gotong royong, dan kepedulian sosial dalam membangun Banda Aceh sebagai kota kolaboratif dan penuh keberkahan.
“InsyaAllah, semangat berbagi dan kepedulian seperti inilah yang akan terus kita rawat dalam membangun Banda Aceh sebagai kota yang humanis, religius, dan saling menguatkan,” pungkasnya. (ADV)





