Kapolda Aceh juga menyampaikan bahwa pada Rapim Polda Aceh tanggal 24 Februari 2026 lalu, telah diberikan penghargaan kepada para Paping dan perwakilan mahasiswa STIK Angkatan ke-83 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi nyata yang telah diberikan.
“Penghargaan tersebut merupakan refleksi bahwa kerja keras, loyalitas, dan keikhlasan tidak pernah luput dari perhatian,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, pengalaman selama melaksanakan Dianmas di Aceh hendaknya menjadi laboratorium kepemimpinan yang sangat berharga. Para mahasiswa belajar bahwa memimpin bukan sekadar memberi perintah, tetapi juga mendengar; bukan hanya mengatur, tetapi merasakan; serta tidak sekadar hadir secara fisik, melainkan hadir dengan empati.
Ke depan, para mahasiswa akan mengemban amanah yang lebih besar sebagai perwira Polri dengan tantangan tugas yang semakin kompleks. Karena itu, mereka diharapkan menanamkan nilai integritas, profesionalisme, dan kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Menutup amanatnya, Kapolda Aceh menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para Paping dan seluruh mahasiswa STIK Angkatan ke-83/WPS atas dedikasi, disiplin, serta semangat pengabdian selama pelaksanaan Dianmas di wilayah hukum Polda Aceh.
“Saudara telah bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik institusi, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan selaras dengan tujuan pendidikan. Semoga seluruh pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran yang telah dicurahkan menjadi amal pengabdian yang bernilai dan membanggakan, baik bagi institusi maupun bagi diri pribadi,” pungkas Kapolda Aceh dalam amanatnya. []






