ACEH BESAR– Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Gedung Ketahanan Pangan Tipe 654 berkapasitas 1.000 ton milik Polda Aceh yang berlokasi di SPN Polda Aceh. Peresmian tersebut dilaksanakan secara virtual dan serentak bersama 18 gudang ketahanan pangan Polri di seluruh Indonesia, terhubung dengan lokasi Palmerah, Polres Jakarta Barat, Jum’at (13/2/2026).
Gudang ketahanan pangan di SPN Polda Aceh menjadi salah satu dari 18 fasilitas yang diresmikan dalam rangka memperkuat sistem logistik nasional dan mendukung program prioritas pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas nasional, baik dari aspek ekonomi, sosial, maupun keamanan. Oleh sebab itu, seluruh jajaran pemerintah, termasuk Polri, memiliki tanggung jawab strategis untuk mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.
Presiden juga menekankan agar pembangunan gudang ketahanan pangan tersebut dimanfaatkan secara optimal guna menjamin ketersediaan dan distribusi logistik yang efektif, efisien, serta tepat sasaran. Ia berharap pengelolaan fasilitas dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Presiden mengingatkan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam menjaga stabilitas pasokan serta mengantisipasi potensi gangguan distribusi pangan di setiap wilayah.
“Dengan diluncurkannya gudang ketahanan pangan ini, diharapkan dapat memperkuat sistem logistik nasional serta menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap program prioritas pemerintah di bidang ketahanan pangan,” ujar Presiden.






