“Kami berharap kegiatan ini menghasilkan rekomendasi yang nyata dan aplikatif, terutama terkait pengelolaan WS Baru-Kluet dan penanganan banjir di Trumon,” kata Erwin dalam sambutannya.
Erwin menekankan bahwa pengelolaan sumber daya air mencakup proses yang luas, mulai dari perencanaan, pengembangan, pemanfaatan, konservasi, hingga pengendalian daya rusak air. Ia menilai kerja bersama diperlukan untuk memastikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Kegiatan ini diikuti 34 peserta yang berasal dari unsur pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di wilayah WS Baru-Kluet, serta perwakilan berbagai lembaga nonpemerintah. []






