BANDA ACEH– Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menekankan bahwa keteguhan masyarakat Aceh pada komitmen menjadi salah satu faktor utama bertahannya perdamaian di Bumi Serambi Mekah.
Pernyataan ini disampaikan saat menerima kunjungan peserta Diklat BIN di Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Selasa (7/10/2025) malam.
Wagub Fadhlullah menyebutkan bahwa perjanjian damai antara Pemerintah RI dan Gerakan Aceh Merdeka yang ditandatangani di Helsinki 20 tahun lalu telah membawa dampak positif bagi Aceh.
Banyak pihak yang bertanya mengapa perdamaian di Aceh bisa berlangsung lama, dan jawabannya adalah keteguhan masyarakat Aceh pada komitmen.
Wagub Aceh menegaskan bahwa masyarakat Aceh sangat menyadari bahwa tidak ada kemenangan dalam peperangan, hanya kerugian dan penderitaan.
Oleh karena itu, perdamaian adalah satu-satunya cara untuk menghadirkan kemenangan bagi semua. Meskipun beberapa butir Memorandum of Understanding belum seluruhnya ditepati, masyarakat Aceh tetap berkomitmen menjaga perdamaian.
Pertemuan ini juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab antara Wagub Aceh dan peserta Diklat BIN. Wagub Aceh juga menceritakan sejarah singkat konflik di Aceh dan upaya merajut damai di Bumi Serambi Mekah.
Ketua Tim Diklat BIN, Soemirati Baskoro, menyampaikan terima kasih atas kesediaan Wagub menerima kunjungan mereka dan optimis bahwa duet Wagub dan Gubernur Aceh dapat membawa Aceh menjadi lebih baik. []






