Pada kesempatan tersebut, Sekda juga kembali menjelaskan, bahwa Pemerintah Aceh akan berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan ketersediaan BBM jenis Solar Bersubsidi untuk nelayan.
“Tadi Gubernur juga mengingatkan TPID dan dinas terkait agar selalu menjaga ketersediaan bahan pokok untuk mencegah inflasi, seperti beras, cabe merah, bawang merah, khusus untuk empat bulan ke depan itu menjaga ketersediaan daging,” ungkap M Nasir.
“Untuk itu, dinas terkait harus mengupayakan penambahan suplai daging, baik dari dalam maupun luar negeri, khususnya daging beku untuk menghadapi Bulan Maulid,” imbuh Sekda.
“Sesuai instruksi Pak Gubernur pada rapat tadi, Maka kita akan segera berkoordinasi dengan Pertamina, khususnya terkait ketersediaan solar subsidi bagi nelayan, karena ikan menjadi salah satu penyumbang inflasi,” pungkas Sekda.
Untuk diketahui bersama, inflasi Aceh year on year Juli 2025 berada di angka 3,70 persen. Sementara inflasi nasional berada di angka 2,31 persen.
High Level Meeting pengendalian inflasi Aceh turut dihadiri oleh jajaran TPID Aceh serta para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh terkait lainnya. []






