Gubernur Mualem Ingatkan TPID Antisipasi Inflasi di Bulan Maulid

Gubernur Aceh Muzakir Manaf, didampingi Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir SIP, MPA, memimpin High Level Meeting (HLM) Pengendalian Inflasi Aceh yang diikuti pihak terkait, di Ruang Rapat Pendopo Gubernur, Selasa (02/9/2025) • F/IST.

Selain itu, sambung Gubernur, ketersediaan beras di Aceh juga cukup baik. “ Tidak perlu ragu, karena kita surplus, bahkan kita turut memasok ke luar hingga 4 ribu ton.”

Meski surplus, Gubernur mengingatkan TPID dan dinas terkait untuk terus berupaya memudahkan petani. Salah satunya adalah dengan mendata dan memperbaiki waduk dan embung untuk meminimalisir sawah tadah hujan, agar para petani Aceh bisa bekerja lebih efektif dan produktif.

Usai rapat, Sekretaris Daerah Aceh M Nasir, selaku Ketua Harian TPID Aceh menjelaskan, berdasarkan arahan Gubernur, maka TPID bersama dinas terkait segera membenahi rantai pasokan yang kerap menjadi penyebab inflasi.

Selain itu, sambung Sekda, Gubernur juga menginstruksikan TPID dan dinas terkait, untuk fokus menjaga ketersediaan pasokan dalam menghadapi Bulan Maulid.

Kepada Kepala Bappeda, Sekda mengingatkan bahwa Pemerintah Aceh akan menambah anggaran untuk Operasi Pasar. Terkait Operasi Pasar, nantinya juga akan dibantu oleh Bank Aceh Syariah, Bank Indonesia serta akan berkoordinasi dengan BSI untuk membantu.

‘Selain itu, Pemerintah Aceh juga akan mempersiapkan Pasar Murah dan ini juga membutuhkan tambahan anggaran. Kita juga akan menggelar Pasar Tani, selain di Banda Aceh, Pasar Tani juga akan kita gelar di kabupaten/kota dengan inflasi tertinggi,” kata Sekda.

“Selain itu, kita juga akan melakukan intervensi khusus pada komoditas apa saja yang menjadi penyebab inflasi. Kepada para petani, Pemerintah Aceh juga akan menyiapkan subsidi biaya angkut, nanti kita akan dibantu oleh BI dan Bank Aceh melalui dana CSR,” sebut M Nasir.

Pos terkait