Marlina Kembali Turun Kampung Jemput Data Warga Miskin Calon Penerima Rumah Layak Huni

Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir, didampingi istri Wakil Bupati Abdya dan jajaran pengurus PKK Aceh, menyambangi rumah pasangan lansia Ramani dan Karimuddin di Gampong Geulima Jaya, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, Selasa 17/6. Kunjungan ini dilakukan untuk menjaring langsung data calon penerima bantuan rumah layak huni dari kalangan warga miskin • F/IST.

Kepala desa setempat, Geuchik Syarifuddin, juga menyampaikan apresiasinya atas perhatian dari pemerintah. “Kami sangat berterima kasih. Selama ini banyak warga yang luput dari bantuan karena keterbatasan data. Dengan kunjungan langsung seperti ini, saya yakin bantuan akan jauh lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Dari Geulima Jaya, rombongan Marlina melanjutkan perjalanan ke Gampong Keudee Baro, Kecamatan Kuala Batee. Rumah yang dituju kali ini milik Safrina, seorang ibu yang telah lama sakit-sakitan. Dalam kondisi tubuh yang lemah, Safrina tetap berusaha mengurus dua anaknya. Suaminya, Masrizal, jarang di rumah karena bekerja serabutan. Rumah mereka yang lembap di tengah kebun sawit dibangun dari bantuan warga, namun sangat jauh dari kata layak.

Di sana, Marlina berdiam cukup lama. Ia duduk di samping Safrina yang kian kurus dan terkulai lemah. Marlina juga berbincang panjang dengan wanita itu dan menyampaikan doanya agar Safrina segera diberi kesembuhan, sehingga dapat menjalani kehidupan normal bersama keluarganya.

Lokasi ketiga yang dikunjungi adalah rumah Samiah, seorang janda lansia di Gampong Rumoh Panyang, juga di Kecamatan Kuala Batee. Samiah hidup sendirian di rumah tua yang nyaris roboh. Kondisinya yang sudah renta dan tempat tinggal yang tidak layak menjadi perhatian Marlina. Seperti kunjungan sebelumnya, Marlina menyapa dan berdialog dengan penuh empati, sambil memverifikasi langsung kondisi calon penerima bantuan.

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Marlina dalam memperjuangkan hak-hak dasar warga miskin, khususnya akses terhadap tempat tinggal yang aman dan sehat. Pendekatan langsung dari rumah ke rumah dinilai efektif untuk memastikan bantuan tepat sasaran, serta membangun kepercayaan antara masyarakat dan pemerintah.

Pos terkait