Pangdam IM menegaskan bahwa Idul Fitri merupakan saat yang tepat untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan dalam pengabdian kepada masyarakat.
“Halal bihalal ini bukan hanya sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga wujud nyata soliditas antara Kodam Iskandar Muda dan Polda Aceh dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban. Dengan kebersamaan yang kuat, kita dapat terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat Aceh,” ujarnya.
Kapolda Aceh menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi kerja sama erat antara TNI dan Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Idul Fitri adalah momen penuh berkah, dan melalui halal bihalal ini, kita semakin mempererat hubungan kekeluargaan serta memperkuat komitmen bersama dalam mengayomi dan melayani masyarakat Aceh,” ungkap Kapolda Aceh.
Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan dengan Wali Nanggroe dan Kapolda Aceh juga menjadi wadah diskusi mengenai berbagai isu strategis terkait keamanan dan pembangunan di Aceh. Kedua pihak sepakat untuk terus memperkuat koordinasi guna memastikan Aceh tetap dalam kondisi yang aman, kondusif, dan sejahtera.
Acara halal bihalal ini diakhiri dengan sesi foto bersama serta ramah tamah antara Pangdam IM, Wali Nanggroe, Kapolda Aceh, dan jajaran pejabat dari kedua institusi. Kehangatan serta semangat kebersamaan yang terjalin dalam pertemuan ini semakin menegaskan komitmen untuk terus menjaga kedamaian dan keamanan di Tanah Rencong, menjadikan Idul Fitri tahun ini sebagai momen istimewa dalam mempererat silaturahmi dan kebersamaan. **






