“Kami ingin mendapatkan berbagai aspek informasi terkait kondisi keamanan di Aceh serta peran strategis Kodam IM dalam pembinaan teritorial. Sinergi antara Komite I DPD RI dan Kodam IM sangat penting dalam memastikan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat dan stabilitas daerah,” ujar H. Sudirman Haji Uma.
Menanggapi hal tersebut, Pangdam IM menegaskan bahwa Kodam Iskandar Muda siap mendukung berbagai kebijakan yang bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Aceh. Ia menekankan pentingnya koordinasi yang erat antara unsur pemerintahan, TNI, dan masyarakat dalam menciptakan kondisi yang kondusif pasca-Pilkada.
“Kodam Iskandar Muda berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Pembinaan teritorial menjadi salah satu tugas utama kami dalam memastikan stabilitas daerah tetap terjaga,” jelas Pangdam IM.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kerja sama antara TNI dan DPD RI harus terus diperkuat guna memastikan kebijakan yang diambil selaras dengan kebutuhan keamanan dan pertahanan daerah. Ia juga berharap agar komunikasi antara Kodam IM dan Komite I DPD RI semakin intensif sehingga segala potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak dini.
“Kami berharap sinergi ini dapat terus terjalin dan semakin erat. Stabilitas keamanan di Aceh adalah tanggung jawab kita bersama, dan kami siap berkolaborasi dalam menjaga keutuhan serta kedamaian di wilayah ini,” tambahnya.
Dengan pertemuan ini, diharapkan hubungan antara Komite I DPD RI dan Kodam Iskandar Muda semakin erat dalam mendukung kebijakan pertahanan dan keamanan, serta memastikan bahwa setiap langkah yang diambil dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh.






