BANDA ACEH, Dr H Taqwaddin SH, SE, MS, salah seorang Alumni Madrasah Ibtidayah Negeri 2 Merduati Banda Aceh memotivasi pada murid MIN 2 Banda Aceh dan juga MIN lainnya di Banda Aceh untuk tekun belajar dan takzim kepada guru.
“Teruslah tekun belajar secara tekun serta takzim kepada orang tua dan guru. Ini tips sukses untuk masa depan. Kalau kalian para murid lakukan hal ini, Insya Allah hidupnya akan dimudahkan dunia akhirat,” ujar H. Taqwaddin, yang selama ini bertugas sebagai Hakim Tinggi Ad Hoc Tipikor dan juga Dosen di Universitas Syiah Kuala, Sabtu (1/3/2025).
Selanjutnya, Taqwaddin juga mengapresiasi acara yang baik seperti ini. Karena, selain menambah hafalan dan pengetahuan tentang Alquran, juga akan menambah pergaulan adik-adik dengan teman-teman dari madrasah lain. Sedangkan bagi pihak madrasah atau sekolah dengan adanya kegiatan ini tentu akan meningkatkan citra kualitas sekolah ini.
“Saya dulu tahun 1969 – 1975 bersekolah di MIN 2 Banda Aceh ini atau tamat 50 tahun lalu. Walaupun sudah 50 tahun, tetapi sampai sekarang masih ingat semua guru-guru yang mengajari saya. Bukan hanya ingat nama, tapi juga saya masih ingat pelajaran yang diasuh serta dimana rumah beliau. Semua guru MIN saya saat itu adalah orang-orang pintar dan hebat. Karena mereka pintar maka mereka mampu mendidik saya sehingga menjadi orang yang seperti ini,” ujar Taqwaddin yang juga mantan Kepala Ombudsman RI Aceh.
Nasihat dan pengalaman pribadi itu disampaikan Taqwaddin dalam kata-kata sambutannya pada acara Pembukaan DAMAR (Daurah Menghapal Alquran Ramadhan) ke-III yang digelar di MIN 2 Jln Teuku Hasyim Banta Muda, Gampong Mulia, Banda Aceh mulai tanggal 1 Maret 2025 sampai dengan 20 Maret 2025.






