Di sisi lain, Tati juga menilai masih ada kelompok-kelompok masyarakat yang meragukan adanya wabah ini. Oleh karena itu, peran ulama dan tokoh masyarakat sangat penting untuk meningkatkan kesadaran bersama. Ia berharap nanti ada imbauan dan arahan tentang bagaimana menghidupkan kembali prokes dan jangan abai terhadap Covid-19.
Dalam hal ini pihaknya juga meminta batuan baik dari Pemerintah Kota Banda Aceh maupun provinsi untuk mendukung suplai obat-obatan, bahan habis pakai medis, APD untuk para petugas, dan juga melakukan proteksi bagi petugas di Ruang Pinere agar tidak terpapar Covi-19 dengan berusaha menyediakan APD yang lengkap, sesuai standar SOP penanganan Covid-19.
“Kami juga memberikan makanan tambahan berupa puding untuk mendukung kesehatan dan daya tahan tubuh petugas dalam menangani pasien Covid-19. Untuk dokter kami tersedia empat dokter spesialis paru yang siap menangani pasien Covid-19 di Meuraxa,” ujarnya.[]






