APJN.NET- BANDA ACEH– Upaya Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq untuk mengawal penguatan penerapan syariat Islam secara kaffah dengan dilakukannya razia disejumlah warung warung kopi/ pangan oleh personel Wilayatul Hisbah (WH) putri saat waktu jumatan sudah sangat tepat.
Hal tersebut disampaikan anggota dewan Heri Julius ketika dimintai tanggapannya terkait razia yang dilakukan oleh personel WH putri saat jumatan berlangsung, Jumat (7/10/3022).
Menurutnya, langkah yang diambil itu sudah sangat tepat dan mendukung upaya Pj Walikota Banda Aceh dalam melakukan penerapan syariah Islam secara Kaffah.
Ia juga meminta petugas WH putri untuk dapat terus memberikan sosialisasi dan himbauan kepada pemilik usaha (warung-warung kopi) maupun pelanggan.
“Kita minta WH putri untuk terus memberikan sosialisasi dan himbauan kepada pemilik usaha maupun pelanggan,” ucapnya.
Tambahnya, seperti hari ini (red) personel WH putri Kota Banda Aceh melakukan razia di sejumlah warung kopi di sekitar Beurawe, jalan Makam Pahlawan, dan seputar jalan Peuniti.
“Kita mendukung langkah langkah yang dilakukan WH putri tersebut, karena sangat tidak layak di Kota Banda Aceh yang notabene bersyariah Islam masih ada warung kopi atau cafe saat jumatan masih membuka usahanya,” tukasnya.
Oleh karenanya, Ketua Komis II DPRK Banda Aceh dari Partai NasDem itu juga meminta kepada seluruh pemilik usaha atau warung kopi untuk tidak membuka usahanya saat jumatan.
“Tidak layak warung kopi atau cafe masih buka saat jumatan. Artinya, tidak menghargai syariat dan qanun. ‘Dan hal ini perlu ditindak tegas supaya jadi pelajaran kedepan,” ungkapnya. [red]






