Dinkes Nagan Raya Lakukan Sosialisasi Penilaian Sertifikasi Eradikasi Frambusia

Sosialisasi penilaian sertifikasi bebas Frambusia Tingkat Pusat Tahun 2022, di Aula Dinas setempat,  Selasa, (4/10/2022).[Dok Ist]

APJN.NET-SUKA MAKMUE- Penyakit kasus Frambusia zero, hal ini yang menjadi dasar sehingga dinas kesehatan kabupaten Nagan Raya melakukan Sosialisasi penilaian sertifikasi Eradikasi Frambusia, Selasa (04/10/2022).

Dalam arahanya Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham SE melalui Asisten II Amran Yunus mengatakan bahwa program kabupaten/ kota sehat merupakan salah satu indikator pembangunan daerah yang bermuara pada pembangunan manusia dan meningkatan program kabupaten/kota sehat.

Penyakit Frambusia adalah salah satu penyakit kulit menular menahun yang kambuhan, penyebab penyakit Frambusia adalah kuman Triponima peteneu. Dimana kulit mengalami infeksi akibat bakteri hingga dapat tumbuh dan berkembang, justru itu kita perlu menjaga kebersihan lingkungan karena itu faktor utama menjaga kesehatan.

Menurut kepala dinas kesehatan kabupaten Nagan Raya, Hj Siti Zaidar, SST M.KM memberi sambutan kepada tim penilai dan sekaligus menyampaikan paparan tentang kondisi Frambusia di daerah kabupaten Nagan raya.

Kadis berharap para peserta nantinya dapat menerapkan program hingga sampai ke masing-masing kecamatan dan keseluruh puskesmas yang ada di kabupaten Nagan Raya, dan semoga program ini bisa berjalan seperti yang diharapkan.

Dia menambahkan mengutip dari kabupaten ada 2 kelompok, yaitu kelompok kabupaten terpadu dilakukan di Pusdatin Bapeda Nagan Raya, sedangkan kelompok kedua mengikuti Daring yaitu di puskesmas masing- masing,” terangnya.

Kegiatan dimulai pukul 13.00 Wib sampai pukul 16.30 Wib, sedangkan tim penilaian sertifikasi bebas frambusia Kementerian Republik Indonesia yang di ketuai oleh Ridwan Mawardi beserta anggotanya melakukan verifikasi hasil lembar kerja penilaian (LKP) dan wawancara langsung dengan dokter dan tenaga kesehatan puskesmas.

Pos terkait